Berita
SDK Bhaktyarsa Maumere Boyong Piala Bergilir Olimpiade Sains

Ditulis tanggal 11 Nov 2019 12:22:21


SDK Bhaktyarsa Maumere dipastikan sebagai juara umum Lomba Olimpiade Sains Tingkat SD yang digelar SMPK Frater Maumere, Jumat (8/11). Dengan demikian sekolah ini berhasil memboyong Piala Bergilir ke basecamp mereka di Jalan Ahmad Yani Maumere.

Piala Bergilir ini pun praktis menjadi milik SDK Bhaktyarsa, dan tidak akan diperebutkan lagi tahun depan. Ini dikarenakan sekolah ini sudah tiga kali menjuarai Lomba Olimpiade Sains pada tahun 2016, 2017, dan 2019. Untuk kegiatan berikutnya, pihak penyelenggara wajib menyiapkan piala bergilir yang baru.

Sebelumnya, sebuah piala bergilir yang disiapkan panitia sejak iven ini digelar pada tahun 2013, juga sudah menjadi milik SDK Bhaktyarsa. Sekolah ini pertama kali menyabet piala bergilir pada tahun 2015, setelah 3 kali menjuarai Lomba Olimpiade Sains pada tahun 2013, 2014, dan 2015.

Untuk lomba yang digelar tahun ini, SDK Bhaktyarsa berhasil unggul pada dua matapelajaran yaitu IPA dan IPS. Pemenang mata pelajaran IPA atas nama Mario Dirly Berani Wodon dan Engelberta Puspa Saroja. Dan pemenang matapelajaran IPS atas nama Elisabeth Celine De Mercy dan Agnesia Etropia Luis. Sementara matapelajaran Matematika menjadi milik SDK Maria Ferrari melalui Raymond Christenesen Lie dan Ruriko Keisha Lie.

Kepala SMPK Frater Maumere Frater Maria Herman Yoseph BHK dalam sambutan penutup kegiatan menyampaikan proficiat kepada SDK Bhaktyarsa. Dalam nada guyon, Frater Maria Herman Yoseph mengatakan dia sempat berdoa agar tahun ini pemenangnya bukan SDK Bhaktyarsa, sehingga piala bergilir masih diperebutkan lagi tahun depan.

“Ternyata doa saya tidak terkabul. SDK Bhaktyarsa juara lagi untuk ketiga kalinya. Jadi terpaksa tahun depan kami harus menyiapkan lagi piala bergilir,” guyon Frater Maria Herman Yoseph.

Tidak hanya kepada sekolah pemenang lomba, Frater Maria Herman Yoseph juga memberikan apresiasi kepada semua peserta lomba. Dia menyebut  semua peserta sebagai pelajar yang hebat dan memiliki intelektualitas yang mumpuni.

Ketua Panitia Lomba Olimpiade Sains Ardianus Bareng menyampaikan terima kasih kepada 24 sekolah yang telah mengirimkan duta-duta sains terbaik untuk mengikuti kegiatan ini. Guru matapelajaran Bahasa Inggis itu berharap iven ini mampu memberikan motivasi lebih kepada sekolah, guru, dan pelajar untuk mengembangkan minat dan bakat di bidang Matematika, IPA dan IPS.

Staf Humas SMPK Frater Maumere Thomas Tunga menyebut kegiatan lomba yang dilaksanakan selama satu hari penuh berlangsung aman dan lancar. Semuanya berkat dukungan dan partisipasi aktif pimpinan sekolah peserta lomba, guru-guru pendamping, dan para peserta lomba sendiri. Kegiatan ini, kata dia, tidak saja mencerminkan kompetisi antarsekolah, tapi juga melahirkan hubungan persaudaraan antar para peserta sebagaimana yang menjadi salah satu tujuan kegiatan.

 

SDK Bhaktyarsa Maumere dipastikan sebagai juara umum Lomba Olimpiade Sains Tingkat SD yang digelar SMPK Frater Maumere, Jumat (8/11). Dengan demikian sekolah ini berhasil memboyong Piala Bergilir ke basecamp mereka di Jalan Ahmad Yani Maumere.

Piala Bergilir ini pun praktis menjadi milik SDK Bhaktyarsa, dan tidak akan diperebutkan lagi tahun depan. Ini dikarenakan sekolah ini sudah tiga kali menjuarai Lomba Olimpiade Sains pada tahun 2016, 2017, dan 2019. Untuk kegiatan berikutnya, pihak penyelenggara wajib menyiapkan piala bergilir yang baru.

Sebelumnya, sebuah piala bergilir yang disiapkan panitia sejak iven ini digelar pada tahun 2013, juga sudah menjadi milik SDK Bhaktyarsa. Sekolah ini pertama kali menyabet piala bergilir pada tahun 2015, setelah 3 kali menjuarai Lomba Olimpiade Sains pada tahun 2013, 2014, dan 2015.

Untuk lomba yang digelar tahun ini, SDK Bhaktyarsa berhasil unggul pada dua matapelajaran yaitu IPA dan IPS. Pemenang mata pelajaran IPA atas nama Mario Dirly Berani Wodon dan Engelberta Puspa Saroja. Dan pemenang matapelajaran IPS atas nama Elisabeth Celine De Mercy dan Agnesia Etropia Luis. Sementara matapelajaran Matematika menjadi milik SDK Maria Ferrari melalui Raymond Christenesen Lie dan Ruriko Keisha Lie.

Kepala SMPK Frater Maumere Frater Maria Herman Yoseph BHK dalam sambutan penutup kegiatan menyampaikan proficiat kepada SDK Bhaktyarsa. Dalam nada guyon, Frater Maria Herman Yoseph mengatakan dia sempat berdoa agar tahun ini pemenangnya bukan SDK Bhaktyarsa, sehingga piala bergilir masih diperebutkan lagi tahun depan.

“Ternyata doa saya tidak terkabul. SDK Bhaktyarsa juara lagi untuk ketiga kalinya. Jadi terpaksa tahun depan kami harus menyiapkan lagi piala bergilir,” guyon Frater Maria Herman Yoseph.

Tidak hanya kepada sekolah pemenang lomba, Frater Maria Herman Yoseph juga memberikan apresiasi kepada semua peserta lomba. Dia menyebut  semua peserta sebagai pelajar yang hebat dan memiliki intelektualitas yang mumpuni.

Ketua Panitia Lomba Olimpiade Sains Ardianus Bareng menyampaikan terima kasih kepada 24 sekolah yang telah mengirimkan duta-duta sains terbaik untuk mengikuti kegiatan ini. Guru matapelajaran Bahasa Inggis itu berharap iven ini mampu memberikan motivasi lebih kepada sekolah, guru, dan pelajar untuk mengembangkan minat dan bakat di bidang Matematika, IPA dan IPS.

Staf Humas SMPK Frater Maumere Thomas Tunga menyebut kegiatan lomba yang dilaksanakan selama satu hari penuh berlangsung aman dan lancar. Semuanya berkat dukungan dan partisipasi aktif pimpinan sekolah peserta lomba, guru-guru pendamping, dan para peserta lomba sendiri. Kegiatan ini, kata dia, tidak saja mencerminkan kompetisi antarsekolah, tapi juga melahirkan hubungan persaudaraan antar para peserta sebagaimana yang menjadi salah satu tujuan kegiatan.